Administrasi PEMASARAN BISNIS

 



Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

  1. Menurut Dharmmesta & Handoko 1982,  mendefinisikan bahwa manajamen pemasaran yakni kegiatan / acara yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Dalam proses manajemn pemasaran dimulai semenjak sebelum memproduksi serta tidak berakhir ketika penjualan.
  2. Pendapat dari Kotler 1980, administrasi pemasaran merupakan menganalisa, merencanakan, melakukan serta pengawasan terhadap acara yang mana tujuannya untuk menjadikan pertukaran dangan pasar yang akan dituju dengan maksaud untuk mencapai tujuan perusahaan.
  3. Menurut, Buchari Alma (2004 : 130), Manajemen Pemasaran yakni merencanakan, pengarahan, serta pengawasan dari seluruh aktivitas/ kegiatan pemasaran perusahaan maupun bab di pemasaran.
  4. Philip Kotler / Armstrong (2002 : 14), Manajemen pemasaran yakni analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian dari acara yang dirancang untuk sanggup menciptakan, membangun serta mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi.

 

Kaprikornus dari pengertian administrasi berdasarkan para hebat diatas sanggup kita simpulkan bahwa manajamen pemasaran yakni proses menganalisa, merencanakan, melakukan serta pengawasan terhadap acara yang mana ujuannya untuk menjadikan pertukaran dangan pasar yang akan dituju dengan maksaud untuk mencapai tujuan perusahaan.

Konsep Manajemen Pemasaran

Menurut Sofjan Assauri (1987:303) menjelaskan informasi yakni keterangan yang bersifat fakta, dalam artian data ataupun hasil dari analisis, pertimbangan ataupunn sebuah pandangan dari pemberi informasi.

Hal itu berkaitan dengan kondisi secara pribadi terhadap kebutuhan dalam pengemabilan keputusan ataupun kebijakan dari manajemen.

Berikut ini unsur dalam administrasi pemasaran, 3 (tiga) unsur penting dalam administrasi pemasaran diantaranya yakni sebagai berikut:

 

1. Orientasi pada konsumen atau pembeli

Umumnya produsen menghasilkan produk untuk upaya memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen, dengan tujuan untuk mendapat keuntungan. Konsumen ialah orientasi paling utama yang harus di pertimbangkan dalam segala macam bentuk taktik bisnis. Demikian juga dalam proses marketing atau penjualan, maka dalam bisnis selalu mengedepankan pihak konsumen yang merupakan taktik dari bab konsep pemasaran yang perlu di perhatikan.

 

2. Perencanaan kegiatan-kegiatan pemasaran secara menyeluruh

Manajemen pemasaran sepakat dengan adanya pengaturan secara dinamis sebagi bentuk dari penyusunan aktivitas-aktivitas dari pemasaran secara menyeluruh. Segala keperluan dalam bidang pemasaran mulai dari,
strategi, implementasi, penganalisaan, controlling (pegawasan) dan lain-lain yang berkaitan dengan acara pemasaran harus dilakukan dengan secara tersusun, terarah, dan diatur secara rinci atau detail serta jelas, sehingga akan sanggup mempermudah proses dalam pelaksanaan serta contolling (pengawasan).Evaluasi terhadap administrasi pemasaran salah satunya di dasarkan dengan kegiatan penyusunan secara menyeluruh tersebut.

 

3. Kepuasan konsumen

(Konsumen yakni Raja) Kepuasan konsumen menjadi unsur yang penting juga yang harus di perhatikan dalam menyusun taktik pemasaran. Manajemen pemasaran yang anggun menyetujui adanya hasil keputusan para konsumen sebagai akhir dari proses pemasaran yang berjalan. Kepuasan dari konsumen tidak hanya diukur dan dilihat dari bagaimana kualitas produk yang dihasilkan, akan tetapi dari bagaimana cara ataupun  starategi pemasaran yang dijalankan.

 

Sedangkan dalam fungsi pemasaran sendiri yakni kegitan/aktivitas yang dilakukan pada setipa bisnis yang terlibat kedalam menggerakkan produk dari produsen hingga pada konsumen. (William J.Shultz)

 

diutarakan oleh Sofjan Assauri (1987:19) fungsi pemasaran diklasifikasikan menjadi tiga yaitu:

  1. Fungsi penjualan serta pembelian
  2. Fungsi suply fisik, yaitu menyangkut distribusi serta penyimpanan
  3. Fungsi penunjang, yaitu pengamanan, standarisasi serta grading, penanggungan terhadap resiko yang ada, informasi pasar, serta keuangan.

Konsep Manajemen Pemasaran

Falsafah pada konsep pemasaran tersebut bertujuan untuk sanggup menawarkan kepuasan kepada harapan & kebutuhan konsumen. Dari seluruh kegiatan / acara dalam perusahaan yang menganut konsep pemasaran yang harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut.

Dengan secara definitif sanggup dikatakan oleh  (Stanton, 1978) bahwa: Konsep Pemasaran yakni suatu falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan pembeli / konsumen yakni syarat ekonomi & sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.


Elemen-Elemen Konsep Pemasaran

Terdapat Elemen-elemen Penting Dalam Konsep Pemasaran antara lain sebagai berikut :

Elemen Penting dalam Konsep Pemasaran:

  1. Market oriented berorientasi pada harapan Konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara terpadu
  3. Pencapaian tingkat kepuasan Konsumen
  4. Konsep Manajemen pada hakikatnya meliputi upaya dan taktik yang ditempuh administrasi dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

 

Beberapa istilah-istilah yang penting dalam konteks pemasaran 

  1. Produk (barang, jasa, ide)
  2. Nilai
  3. Biaya;
  4. Kepuasan
  5. Pasar

Perencanaan Strategi Pemasaran

  1. Strategi Pemasaran (Marketing Strategy) merupakan proses memilih sasaran pasar dengan taktik bauran pemasaran yang terkait dimanapun:
  2. Target Market; merupakan sekelompok pelanggan sejenis / pasar yang ingin dilayani permintaannya oleh perusahaan.
  3. Bauran Pemasaran (Marketing Mix); merupakan variabel-variabel yang disusun oleh perusahaan dalam rangka guna memuaskan sasaran market tersebut. Marketing Mix merupakan kombinasi dari empat variabel atau acara yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan juga sistem jalan masuk distribusi. Variabel-variabel marketing mix ini sanggup digunakan sebagai dasar dari mengambil sebuah taktik perjuangan untuk sanggup mendapat posisi yang sangat strategis dipasar